PT. Hua Yao Energi
AboutProductsAdvantagesNewsContact
ENID中文
Contact Us
PT. Hua Yao Energi

Dapatkan pembaruan pasar batubara langsung ke email Anda.

Dengan berlangganan, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami dan setuju menerima pembaruan dari PT. HUA YAO ENERGI.

Perusahaan

Tentang kamiStockpileProduk batubaraBeritaKontak

Ikuti kami

TikTokInstagramLinkedInYouTube

© 2026 HUA YAO ENERGI. Hak cipta dilindungi.

Kebijakan PrivasiSyarat LayananPengaturan Cookie
  1. Home
  2. /
  3. Articles
  4. /
  5. Energy & Coal Industry
←Back to Articles
Jun 27, 2026·1 min read
Energy & Coal Industry

Nasionalisasi Ekspor Batu Bara, Pasar Panik?

Nasionalisasi Ekspor Batu Bara, Pasar Panik?

DSI kini kendalikan ekspor batu bara Indonesia. Harga Newcastle sentuh US$150 per ton. Apa artinya bagi industri, investor, dan ketahanan energi Asia?

Satu kebijakan. Satu BUMN. Guncang pasar global.

Sejak 1 Juni 2026, tidak ada lagi batu bara Indonesia yang bisa keluar tanpa restu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan ini langsung di hadapan DPR pada 20 Mei mendadak, tanpa peringatan ke pasar dan dalam hitungan jam, Jakarta Composite Index amblas lebih dari 3%, saham-saham tambang terseret, dan rupiah menembus Rp18.000 per dolar.

Alasan di Balik Kebijakan DSI

Prabowo Subianto menyebut angka yang mengejutkan: selama 34 tahun terakhir, Indonesia kehilangan sekitar US$908 miliar akibat praktik under-invoicing dan manipulasi harga ekspor komoditas. DSI hadir sebagai pintu tunggal ekspor untuk memutus kebocoran itu semua kontrak, pengiriman, dan pembayaran batu bara, minyak sawit mentah (CPO), maupun ferroaliasi kini melewati satu entitas milik negara.

infografis

Efek Domino ke Harga Batu Bara

Pengumuman DSI datang tepat saat harga batu bara termal Newcastle sudah bergejolak karena Iran memblokir Selat Hormuz dan memangkas pasokan LNG global sekitar 20%. Jepang, Korea Selatan, dan Thailand langsung beralih ke batu bara sebagai sumber energi alternatif. Harga Newcastle melonjak ke US$150 per ton pada 16 Juni tertinggi sejak September 2023 sebelum akhirnya turun ke kisaran US$145 setelah nota kesepahaman (MOU) AS-Iran ditandatangani pada 17 Juni.

Apa yang Perlu Diawasi

DSI masih dalam fase transisi hingga akhir Agustus. Fase penuh di mana DSI langsung membeli dari penambang dan menjual ke pembeli asing dijadwalkan September 2026, paling lambat Januari 2027. Daftar komoditas pun berpotensi meluas ke nikel dan emas. Tiongkok, sebagai pembeli terbesar batu bara Indonesia, sudah mengirim surat protes resmi melalui kamar dagang mereka bahkan sebelum kebijakan ini resmi berlaku.

Satu hal pasti: era ekspor komoditas bebas di Indonesia sudah berakhir.

Tags:Batu Baraekspor batu baraDanantaraDSIRKAB 2026harga batu baraKebijakan Energipertambangan IndonesiaPrabowo SubiantokomoditasNewcastle coalgeopolitik energiketahanan energi
←All Articles
Share:

More Articles

50.000 Nyawa Pekerjaan di Ujung Kuota: Ketika Kebijakan RKAB Menjadi Badai bagi Buruh Tambang
Jun 25, 2026

50.000 Nyawa Pekerjaan di Ujung Kuota: Ketika Kebijakan RKAB Menjadi Badai bagi Buruh Tambang

Pemangkasan kuota produksi batu bara nasional melalui RKAB 2026 memunculkan kekhawatiran besar di sektor pertambangan. Pengurangan produksi sebesar 190 juta ton diperkirakan berdampak pada puluhan ribu pekerja tambang, kontraktor, operator logistik, hingga pelaku UMKM di sekitar wilayah tambang. Sejumlah asosiasi industri memperingatkan bahwa dampaknya tidak hanya berupa PHK, tetapi juga pelemahan ekonomi lokal dan berkurangnya aktivitas rantai pasok nasional.

2 min read

Di Balik Mati Lampu: PLN Kekurangan 20 Juta Ton Batu Bara, Kenapa?
Jun 19, 2026

Di Balik Mati Lampu: PLN Kekurangan 20 Juta Ton Batu Bara, Kenapa?

Pemadaman listrik bergilir di Jawa pada awal Juni 2026 ternyata bukan sekadar gangguan teknis. Di baliknya ada masalah struktural: PLN kekurangan sekitar 20 juta ton batu bara kalori medium karena produsen memilih ekspor daripada jual ke PLN dengan harga DMO yang jauh di bawah harga pasar.

1 min read

Stok Batubara PLTU Menipis, Jawa-Madura-Bali Terancam Gelap di Tengah Desakan Copot Dirut PLN
Jun 13, 2026

Stok Batubara PLTU Menipis, Jawa-Madura-Bali Terancam Gelap di Tengah Desakan Copot Dirut PLN

Pasokan batubara untuk PLTU di Jawa, Madura, dan Bali dilaporkan berada di level kritis, memicu pemadaman bergilir sejak 8 Juni 2026. Di tengah krisis ini, desakan untuk merombak jajaran direksi PLN pada RUPS 15 Juni semakin menguat.

2 min read